57 Dokter Baru Unpatty Ambon Dilantik dan Diambil Sumpah

  • Whatsapp

AMBON, SNI.ID : Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura melantik dan mengambil sumpah 57 dokter baru periode Desember 2021 yang digelar di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, Sabtu (11/12/21).

Pelantikan dan pengambilan sumpah dokter baru dilakukan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti Ambon, dr. Bertha Jean Que.

Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti Bertha Jean Que dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang telah membantu Fakultas Kedokteran Unpatti sejak berdiri hingga saat ini.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan kepada Unpatti untuk mendidik dan membina anak-anak ibu bapak semua sehingga hari ini boleh dilantik dan berhak menyandang gelar dokter di depan,”ucap Bertha.

Bertha juga menyampaikan kepada 57 dokter baru yang dirinya cintai dan banggakan, selamat atas capaian yang sangat membanggakan ini. Untuk pertama kalinya Universitas Pattimura mengambil sumpah dan melantik dokter baru dalam jumlah yang cukup banyak.

“Saya yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi ada hikmah dan kita semua bisa mengambil hikmahnya,”ujar Bertha.

Bertha juga menjelaskan, usai pelantikan para dokter baru ini akan menjalani PTT daerah. Oleh karena itu jalani semua dengan baik sebagai bentuk pengabdian dan ucapan terima kasih kepada provinsi Maluku yang telah memberikan fasilitas dan kesempatan untuk membentuk mereka menjadi dokter.

“Bersiaplah anak-anakku untuk ditempatkan dimana saja di seluruh Kepulauan Provinsi Maluku, karena kalian sudah dipersiapkan dengan kurikulum yang sedikit berbeda dengan fakultas kedokteran lain di mana pun juga. Dengan bersedia memberikan diri diatur oleh Dinas Kesehatan Maluku, maka para alumni FK Unpatti dapat membantu Maluku keluar dari provinsi urutan 4 dari 10 Provinsi Indonesia yang tidak ada dokter di Puskesmas,” jelas Bertha.

Baca Juga: 

Dekan fakultas kedokteran ini juga mengingatkan agar jangan sekali-kali menolak penempatan, karena apa yang diberikan itu untuk meniti masa depan yang sudah diberikan Tuhan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas seorang dokter itu tidak kalah dari para nabi.

“Artinya tugas anda itu pergi untuk melayani bukan untuk di layani,”kata Orno.

Orno juga meminta agar di tempat tugas nanti, para dokter bisa mendatangi masyarakat dan sentuh mereka dengan norma-norma budaya dan kearifan lokal adat istiadat.

“Untuk dokter muda, kalau bisa sentuh dan menyatu dengan masyarakat. Jangan geli-geli. Tugas seorang dokter itu melayani. Kalau masuk dari pintu depan, jalan sampai pintu belakang. Pasti di bilang dokter itu baik,”pintanya.

Wagub terus mengingatkan para dokter muda ini juga harus siap di tempatkan di mana saja, karena tugas mereka untuk melayani masyarakat dan mereka harus bangga.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya memberikan apresiasi bagi rektor Unpatti, dekan fakultas kedokteran, karena telah menghasilkan dokter-dokter baru dan mudah mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan Provinsi Maluku dalam menangani kesehatan di Maluku,”ujar Orno.

Menurut Orno, hal yang istimewa dari fakultas kedokteran Unpatti yang di puji Wagub karena tidak ada di fakultas kedokteran lainnya di Indonesia, yaitu adanya kurikulum khusus dengan mata kuliah dokter pulau.

“Ini sesuai dengan karakteristik Maluku sebagai provinsi kepulauan,”tutup Orno.(SNI-01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *