Camat Saparua Apresiasi Walang Perempuan, Ajak Stakeholder Bersinergi Tangani Kasus Kekerasan

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA – Camat Saparua membuka Workshop Jejaring Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari Kecamatan Saparua dan Kecamatan Saparua Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Saparua memberikan apresiasi kepada Yayasan Walang Perempuan yang bekerja sama dengan IPAS Indonesia karena dinilai konsisten mendampingi korban serta mengawal penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pulau Saparua.

Ia mengatakan, kerja sama yang telah memasuki tahun kedua itu menunjukkan hasil yang nyata di lapangan.

“Program tahap kedua sudah dilaksanakan sejak Desember 2025 hingga Juni 2026. Kerja nyata dari Walang Perempuan sudah kita lihat bersama dalam pengawalan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya saat membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, berbagai kasus telah berhasil ditangani berkat pendampingan yang dilakukan Yayasan Walang Perempuan. Namun, masih banyak kasus yang belum terungkap sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

Karena itu, workshop tersebut digelar untuk memperkuat jejaring dan kerja sama antar pemangku kepentingan dalam mendeteksi serta menangani kasus kekerasan yang terjadi di masyarakat.

“Masih banyak kasus yang tidak diketahui. Untuk itu diperlukan kerja sama dari semua pihak untuk melihat dan menangani persoalan ini secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menegaskan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh ditutupi ataupun dilindungi. Pelaku harus diproses sesuai aturan yang berlaku agar memberikan efek jera.

Menurutnya, penegakan hukum menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Saparua dan Saparua Timur.

Selain itu, workshop tersebut juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang selama ini dihadapi dalam upaya pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan.

Baca Juga:  Kompol Wilhelmus Minanlarat Resmi Jabat Wakapolres KKT

Melalui kegiatan itu, para peserta diharapkan dapat menyampaikan gagasan dan pemikiran yang nantinya menjadi dasar penyusunan langkah-langkah bersama dalam memberantas kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Saparua dan Kecamatan Saparua Timur,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Yayasan Walang Perempuan, Daniella Loupatty, bersama Staf Lapangan Debora Latumairissa, serta sejumlah peserta dari unsur pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat lainnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *