Kapolda Maluku Tinjau Pos Pengamanan Stain–Arbes Ambon

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto melakukan pengecekan langsung Pos Pengamanan Kawasan Stain–Arbes di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (3/1/2026) sore.

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan sosial cukup tinggi pada malam hari.

Kapolda Maluku didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku, antara lain Direktur Intelkam, Direktur Samapta, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Reserse Kriminal Umum, Kasubdit III Ditintelkam Polda Maluku, serta Kapolsek Sirimau Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Di lokasi, Kapolda mengecek kesiapsiagaan personel, kondisi sarana dan prasarana pos pengamanan, serta sistem pengamanan yang diterapkan. Ia juga berdialog langsung dengan personel guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur dan mampu merespons cepat setiap potensi gangguan kamtibmas.

Selain itu, Kapolda memimpin pembahasan situasi kamtibmas terkini di kawasan Stain–Arbes dan sekitarnya.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini, pemetaan wilayah rawan, serta peningkatan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai langkah pencegahan.

“Kehadiran pos pengamanan harus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Personel harus selalu siaga, responsif, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan warga sekitar,” kata Dadang.

Ia juga mengingatkan personel agar mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas serta menghindari sikap arogan saat berinteraksi dengan masyarakat.

Menurut Kapolda, setiap perkembangan situasi di lapangan perlu dilaporkan secara berjenjang agar potensi gangguan kamtibmas dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Pengecekan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Maluku dalam memperkuat pengamanan wilayah dan memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung dan pelayan. (*)

Baca Juga:  Nuansa Tanimbar di Upacara HUT KKT ke-23

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *