Evakuasi Mesin KM Express Bahari 9B di Saparua, Satu Penyelam Tewas Tenggelam

  • Whatsapp

SNI.ID, SAPARUA : Seorang penyelam dilaporkan belum kembali ke permukaan saat melakukan kegiatan penyelaman bangkai mesin Kapal Cepat KM Express Bahari 9B di perairan Tanjung Sombayang, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 14.22 WIT.

Penyelam tersebut diketahui bernama Ahmade Lestaluhu alias Madang (64), warga Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu. Ia merupakan penyelam kontrak yang terlibat dalam kegiatan pemeriksaan bangkai mesin kapal yang tenggelam akibat kebakaran KM Express Bahari 9B pada 21 April 2026.

Bacaan Lainnya

Saat kejadian, korban melakukan penyelaman bersama rekannya, Haryanto Mau (38), di bawah pengawasan kapten Kapal KM Express Bahari 9B, Rusli Rumalean. Rombongan sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Negeri Haria sekitar pukul 13.45 WIT menuju lokasi penyelaman menggunakan perahu body transport fiber.

Berdasarkan keterangan saksi, kedua penyelam turun ke kedalaman sekitar 50–60 meter dengan menggunakan alat bantu pernapasan kompresor. Sekitar 17 menit kemudian, tim pengawas di atas perahu memberikan isyarat agar penyelaman segera naik ke permukaan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Namun saat proses naik ke permukaan, hanya satu penyelam yang terlihat muncul, sementara korban tidak kembali ke permukaan.

Rekan korban, Haryanto Mau, mengungkapkan bahwa ia sempat melihat korban bergerak ke arah lilitan tali pada bangkai mesin kapal saat proses naik.

Ia juga sempat berupaya melakukan pertolongan, namun terkendala arus laut serta kondisi di bawah permukaan air.

Setelah kejadian tersebut, pihak pengawas bersama kontraktor penyelam segera melakukan langkah awal dengan mengamankan peralatan penyelaman, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Syahbandar Pelabuhan Haria dan Polsek Saparua. Koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak perusahaan Dharma Indah untuk upaya pencarian dan penanganan lanjutan.

Baca Juga:  Pelaku Usaha Dihimbau Lapor LKPM Triwulan III Tahun 2025

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dan penanganan terhadap penyelam masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *