Basarnas Ambon Siapkan Pembentukan Unit Siaga SAR di Maluku Barat Daya

SNI.ID, AMBON – Rencana pembentukan Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan atau SAR di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendapat persetujuan pemerintah pusat. Rencana tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MBD.

Kepala Kantor Basarnas Ambon Muhamad Arafah mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan peninjauan lokasi yang telah disiapkan Pemkab MBD untuk pembangunan atau penempatan Unit Siaga SAR.

“Untuk pos SAR, biasanya awalnya di Unit Siaga SAR di Maluku Barat Daya. Itu juga sudah disetujui oleh pusat, sementara dari pemerintah daerah di Maluku Barat Daya, bupati dan semuanya juga mendukung,” kata Arafah kepada media, Kamis (24/9/26).

Menurutnya, peninjauan lokasi akan dilakukan dalam waktu dekat untuk memastikan kesiapan lahan dan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Untuk Maluku Barat Daya sudah menyiapkan lahan dan tempat, dan kami akan meninjau. Lokasi itu semuanya sudah disiapkan,” ujarnya.

Perkuat Respons SAR di Wilayah Kepulauan

Arafah menjelaskan, keberadaan Unit Siaga SAR di MBD penting untuk memperkuat pelayanan pencarian dan pertolongan di wilayah tersebut. Hal ini mengingat kondisi geografis Maluku yang merupakan daerah kepulauan dengan wilayah yang luas serta jarak antarpulau yang relatif jauh.

Menurut Arafah, dengan adanya unit siaga tersebut, respons terhadap kejadian yang membutuhkan operasi SAR di MBD diharapkan dapat dilakukan lebih cepat. Sementara itu, rencana pembentukan Pos SAR di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih dalam tahap koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Untuk wilayah Seram Bagian Barat, sementara berkoordinasi,” Jelas Arafah.

Arafah mengatakan, Unit Siaga SAR di MBD nantinya akan diperkuat personel serta peralatan pencarian dan pertolongan sesuai dengan kebutuhan wilayah.

“Minimal enam personel,”kata Arafah.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Pemkot Ambon Gelar Komunikasi Sosial Politik

Selain personel, Arafah mengungkapkan basarnas juga akan menempatkan sejumlah peralatan pendukung operasi SAR, termasuk peralatan untuk penanganan kejadian di wilayah perairan.

“Untuk fasilitas laut kami tempatkan RIB, rubber boat serta peralatan pendukung hiking dan diving, serta peralatan lainnya,” Ungkapnya.

Ia menambahkan untuk penambahan Unit Siaga SAR tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecepatan respons Basarnas dalam menangani kecelakaan, kondisi membahayakan manusia, maupun kejadian lain yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah MBD.

“Kehadiran unit tersebut juga diharapkan dapat memperkuat jangkauan layanan SAR di Maluku, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan jarak dan akses antardaerah,” Tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *