SNI.ID, MAMALA — Warga Negeri Mamala, Kabupaten Maluku Tengah, kembali menyuarakan desakan kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, agar segera memperbaiki jembatan utama yang menghubungkan wilayah mereka. Jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat tersebut telah rusak parah sejak tahun 2004 dan belum pernah mendapatkan perbaikan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.
Salah satu warga, Ate Tuhepaly, menyampaikan keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi kondisi jembatan yang memprihatinkan.
“Kami sudah tidak tahan lagi dengan kondisi jembatan yang rusak parah. Kami meminta kepada Gubernur Maluku untuk memperhatikan dan memperbaiki jembatan ini secepatnya,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (7/5/25).
Ia mengungkapkan masyarakat sangat berharap Pemerintah Provinsi Maluku dapat merealisasikan perbaikan jembatan tersebut dalam tahun 2025.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat krusial sebagai jalur utama yang menghubungkan Negeri Mamala dengan wilayah lainnya, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami karena merupakan akses utama. Kami berharap kebutuhan masyarakat ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah,” tambah Tuhepaly.
Desakan ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang telah lama terabaikan. Gubernur Hendrik Lewerissa pun diharapkan segera merespons aspirasi masyarakat dengan tindakan konkret dalam waktu dekat.
Redaksi: SNI-TIM










