SNI.ID, AMBON : Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) membantah keras tuduhan dugaan penyimpangan pekerjaan di Satker II Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dalam proyek pembangunan ruas jalan Bula–Masiwang tahun 2024.
Wakil Ketua Umum PAMA, Moh. Ridwan, mengatakan tuduhan yang beredar belakangan ini tidak memiliki dasar yang jelas dan hoax.
Ia memastikan seluruh pekerjaan yang dikelola BPJN Maluku, termasuk Satker Wilayah II, berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.
“Kinerja Kasatker II sejauh ini sangat baik. Selain responsif, seluruh perencanaan pembangunan jalan maupun jembatan dilakukan sesuai prosedur,” kata Ridwan, kepada wartawan, Minggu (16/11/25).
Menurutnya, pekerjaan proyek tidak dilakukan secara sembarangan. Semua proses pembangunan, termasuk proyek Bula–Wasiwang yang bernilai sekitar Rp49 miliar, diawasi secara berlapis oleh auditor internal seperti inspektorat, serta lembaga resmi seperti kejaksaan, BPK, dan BPKP.
Ridwan menilai tuduhan mark-up atau indikasi penyimpangan yang disebarkan sejumlah pihak adalah opini yang tidak berdasar dan sesat.
“Jika memang ada bukti, silakan tunjukkan. Jangan bermain opini di media atau melakukan tekanan di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, namun opini publik harus dibangun berdasarkan data dan fakta.
PAMA, kata dia, telah menilai seluruh paket pekerjaan BPJN Maluku, termasuk proyek jalan Bula–Wasiwang, berjalan sesuai spesifikasi dan kualitas yang ditetapkan.
“Proyek itu sudah selesai dan sejauh ini kami tidak melihat adanya masalah. Kalau pun ada temuan kerugian negara, tersedia prosedur resmi untuk penyelesaiannya,” pungkas Ridwan.










