SNI.ID, JAKARTA : Kabupaten Kepulauan Aru kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel, daerah kepulauan di Provinsi Maluku tersebut resmi meraih predikat Outstanding Child-Friendly District (Kabupaten Layak Anak Unggul) Tahun 2026 dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI, Kamis (23/1/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bukti konkret keseriusan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam membangun sistem pembangunan daerah yang berpihak pada pemenuhan hak dan perlindungan anak. Predikat Outstanding bukanlah penghargaan simbolik, melainkan status tertinggi yang hanya diberikan kepada daerah yang dinilai mampu memenuhi indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) secara komprehensif, konsisten, dan berkelanjutan.
Penilaian KLA mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi, pemenuhan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang layak, penciptaan lingkungan sosial yang aman dan ramah anak, hingga pemenuhan hak partisipasi anak dalam proses pembangunan. Seluruh indikator tersebut dinilai secara ketat oleh KemenPPPA RI melalui mekanisme evaluasi berlapis.
Atas capaian tersebut, Perkumpulan Anak Muda Ambon (PAMA) melalui Wakil Ketua Umum, Moh. Ridwan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru di bawah kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel.
Menurutnya, penghargaan nasional ini merupakan pengakuan nyata atas komitmen dan kerja serius pemerintah daerah dalam menjadikan isu perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai prioritas pembangunan.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel benar-benar serius membangun sistem perlindungan dan pemenuhan hak anak. Ini adalah pengakuan nasional atas kerja nyata pemerintah daerah,” kata Ridwan kepada media, Sabtu (24/1/26).
Ia menambahkan, anak-anak merupakan masa depan bangsa dan daerah, sehingga kebijakan pembangunan yang berpihak kepada anak sejatinya merupakan investasi jangka panjang.
Oleh karena itu, upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam memperkuat program edukasi, perlindungan, serta pemberdayaan anak dinilai harus terus ditingkatkan dan diperluas.
Menurut PAMA, langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam menjadikan isu anak sebagai bagian penting dari agenda pembangunan daerah sudah berada pada rel yang tepat. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang menempatkan manusia, khususnya anak, sebagai pusat kebijakan.
“Penghargaan yang diterima Bupati Aru ini pada hakikatnya bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga merupakan penghargaan bagi seluruh masyarakat Kepulauan Aru yang ikut berkontribusi menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak,” ujarnya.
Dalam hampir satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Timotius Kaidel dinilai telah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama Kepulauan Aru di tingkat nasional. Raihan predikat Outstanding Child-Friendly District 2026 ini menegaskan keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak.
Ke depan, PAMA berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dapat terus meningkatkan dan mengintegrasikan program-program perlindungan anak dengan sektor pembangunan lainnya, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh anak di Kepulauan Aru. (*)










