SNI.ID, AMBON : Pembangunan ruas Jalan Lintas Seram–Waipia di Provinsi Maluku resmi tuntas. Infrastruktur yang sebelumnya berupa jalan tanah dan kerikil itu kini telah diperkuat dan dilapisi aspal hotmix sesuai standar nasional, lengkap dengan drainase dan marka jalan.
Wakil Ketua Umum PAMA, Muhammad Ridwan, mengapresiasi kerja keras Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Maluku yang dipimpin Toce Leuwol beserta seluruh jajaran atas keberhasilan menuntaskan proyek tersebut.
“Pembangunan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung konektivitas masyarakat serta memperlancar mobilisasi barang dan jasa,” ujar Ridwan dalam keterangannya kepada media, Jumat (13/2/26).
Ia menilai, rampungnya pembangunan jalan ini menjadi bukti kehadiran negara melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, komitmen dan langkah cepat jajaran Satker PJN Wilayah II Maluku patut diapresiasi karena menghadirkan infrastruktur berkualitas di wilayah yang memiliki tantangan geografis cukup berat.
Sebagai provinsi kepulauan dengan wilayah tersebar di 11 kabupaten/kota, Maluku menghadapi tantangan besar dalam pemerataan pembangunan. Jarak antarpulau serta keterbatasan anggaran daerah kerap menjadi kendala dalam penanganan jalan rusak berat.
Proyek peningkatan ruas Jalan Lintas Seram–Waipia dilaksanakan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II.
Dengan akses yang lebih baik, warga Seram Utara Timur Seti kini tidak lagi harus menghadapi jalan berlumpur saat hujan maupun berdebu saat kemarau. Perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ruas jalan yang kini membentang mulus itu bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan juga simbol percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia.










