SNI.ID, SAPARUA – Pimpinan Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Winny Prajawati Salamor, S.STP., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara berlangsung di halaman SMP Negeri 16 Maluku Tengah, Kecamatan Saparua, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Saparua, Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) dan Penjabat KPN, Korwil Dinas Pendidikan, tokoh agama, guru, siswa tingkat SD hingga SMA, BMND, BUMN, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Dalam pelaksanaan upacara, Kanit Samapta Polsek Saparua Aipda F. Irikey bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sementara Kanit Binmas Polsek Saparua Aipda A. Sopahelwakan bertugas sebagai Perwira Upacara.
Teks Proklamasi dibacakan Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Saparua H. Patiasina. Sedangkan teks UUD 1945 dibacakan Guru SMP Negeri 16 Maluku Tengah, S. Bulogladna, S.Pd.
Pasukan Pengibar dan Penurunan Bendera Merah Putih dipercayakan kepada tiga siswa SMA Negeri 7 Maluku Tengah.
Mereka yakni Jestin Defrein Hattu sebagai pembawa posisi kanan, Dona Marsela Pratama Herwawan pada posisi tengah, dan Hendrik Lorenzo Sapulette pada posisi kiri.
Sementara itu, pada prosesi penurunan Bendera Merah Putih, Wakapolsek Saparua Ipda Arnold D.H. Sihombing, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Babinsa Negeri Haria Sertu H. Hataul bertindak sebagai Perwira Upacara, sedangkan Babinsa Negeri Paperu Serka NL. Luarmasse sebagai Komandan Upacara.
Prosesi pengibaran hingga penurunan Sang Saka Merah Putih berlangsung lancar dan khidmat.
Seluruh peserta tampak mengikuti rangkaian upacara dengan penuh semangat dan rasa hormat sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Usai upacara, Camat Saparua Winny Prajawati Salamor mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus meneladani semangat perjuangan para pahlawan.
Ia meminta generasi muda mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, kedisiplinan, prestasi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Dengan peringatan HUT Kemerdekaan ini, kita harus dapat memperkuat rasa cinta tanah air dan menumbuhkan semangat persatuan. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi,” ujar Salamor.
Ia juga mengingatkan seluruh masyarakat agar terus menjaga kekompakan dan kebersamaan.
Menurutnya, persatuan dan kerja sama merupakan modal penting untuk mendukung pembangunan di Kecamatan Saparua.
“Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Dengan persatuan, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama, kita dapat terus membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.









