Siri Sori Amalatu Tetapkan RKP 2027, Akses Jalan Jadi Perhatian

SNI.ID, SAPARUA TIMUR – Pemerintah Negeri Siri Sori Amalatu, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka pembahasan dan penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Negeri tahun 2027, Rabu (7/10/2026).

Musrenbang tersebut menjadi forum untuk membahas dan menyepakati sejumlah program pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2027 dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran pemerintah negeri.

Sekretaris Kecamatan Saparua Timur, Andre J. Jasso, mengapresiasi Pemerintah Negeri Siri Sori Amalatu dan tim penyusun RKP Negeri 2027 yang telah bekerja sejak tahapan awal hingga pembahasan dan penetapan.

Ia mengatakan, pemerintah kecamatan mendorong agar program yang ditetapkan dalam RKP Negeri benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat serta selaras dengan prioritas pembangunan di tingkat negeri, kabupaten, maupun nasional.

“Pemerintah kecamatan juga mendorong agar program-program yang ditetapkan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, di samping merupakan prioritas program negeri, kabupaten maupun prioritas nasional,” katanya.

Andre juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan anggaran secara jujur dan adil.

Menurut dia, sinergi dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk mengawasi sekaligus mendukung pelaksanaan seluruh kegiatan yang telah direncanakan sepanjang 2027.

Sementara itu, Pendamping Kecamatan Saparua Timur, Vani Sopamena, menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan forum bersama pemerintah negeri, BPD, dan masyarakat untuk membahas, menggali, menampung, dan menyepakati kebutuhan serta prioritas pembangunan.

Ia mengatakan, Musrenbang bertujuan menampung aspirasi masyarakat, mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan negeri, menentukan prioritas pembangunan, serta menyelaraskan usulan masyarakat dengan dokumen perencanaan pembangunan negeri.

“Musrenbang dimaksudkan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan, dengan tujuan menghasilkan kesepakatan mengenai prioritas kegiatan pembangunan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan negeri,” Katanya.

Baca Juga:  Pemneg Mahu Gandeng Yayasan Bintari Semarang Kelola Sampah Berbasis Rumah Tangga

Kepala Pemerintahan Negeri Siri Sori Amalatu, Losir J. Kesauliya, mengatakan pembahasan dan penetapan RKP Negeri 2027 merupakan kelanjutan dari proses penyusunan rencana kerja tahunan yang telah dilakukan sebelumnya.

Menurut dia, agenda tersebut tidak hanya membahas hasil penyusunan RKP, tetapi sekaligus menetapkan program yang akan menjadi rencana kerja pemerintah negeri pada 2027.

“Program-program yang ditetapkan merupakan kelanjutan dari RKP atau Rencana Kerja Pemerintah tahun 2027,” Ujarnya.

Losir mengatakan, sejumlah program prioritas telah dibahas, di antaranya pemasangan lampu dan pembangunan infrastruktur jalan. Namun, program yang telah ditetapkan masih dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Bisa kita tambah, bisa kita kurangi. Itu bisa disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Pembangunan Jalan dan Jalur Evakuasi

Selain program penerangan, pembangunan dan peningkatan akses jalan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Negeri Siri Sori Amalatu.

Losir mengatakan, pembangunan Jalan Setakut bukan merupakan agenda baru karena telah menjadi bagian dari rencana pembangunan sejak lama. Jalan tersebut kini telah mengalami peningkatan sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Dulu jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, tetapi sekarang sudah bisa digunakan dengan akses roda empat,” katanya.

Menurut Losir, peningkatan akses jalan tersebut penting tidak hanya untuk mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga karena jalan tersebut dapat berfungsi sebagai jalur evakuasi apabila terjadi bencana.

Ia mengatakan, pemerintah negeri juga perlu membuka akses baru menuju wilayah yang lebih tinggi sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Hal tersebut dinilai penting karena masyarakat Siri Sori Amalatu tersebar di wilayah pesisir hingga kawasan yang lebih tinggi.

“Ketika terjadi gempa, banjir, gelombang pasang, atau bencana lainnya, masyarakat membutuhkan akses menuju tempat yang lebih aman dan lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Tual Amankan PS, Pelaku Penikaman Anggota Brimob Usai Cekcok Keluarga

Losir juga menyoroti akses jalan di wilayah Wanehia yang selama ini digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kawasan pertanian.

Menurut dia, akses tersebut perlu dikembangkan sehingga selain mendukung aktivitas masyarakat, juga dapat digunakan sebagai jalur evakuasi ketika terjadi bencana.

Ia berharap pembangunan jalan ke depan tidak hanya dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, tetapi juga memungkinkan kendaraan roda empat masuk sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan aman.

Losir menegaskan, seluruh program yang ditetapkan melalui Musrenbang RKP Negeri 2027 harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

“Ini bukan untuk kepentingan kelompok tertentu ataupun pribadi, tetapi demi dan untuk masyarakat,” Tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan RKP Negeri 2027 dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat Negeri Siri Sori Amalatu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *