SNI.ID, TUHAHA – Pemerintah Negeri Tuhaha sukses menggelar pemilihan Calon Kepala Negeri Tuhaha untuk periode 2025–2033 yang berlangsung di Baileo Simalua, Kecamatan Saparua Timur, Jumat (2/5). Proses pemilihan berlangsung tertib dan damai, dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi.
Tercatat jumlah pemilih terdaftar sebanyak 1.619 orang, dengan total pemilih yang memberikan suara sebanyak 1.032 orang, dan 587 orang tidak menggunakan hak pilihnya. Dari keseluruhan suara yang masuk, sebanyak 976 suara dinyatakan sah, dan 56 suara tidak sah.
Calon Yance Sasabone, dengan inisial “Sagu”, meraih kemenangan telak dengan total perolehan 634 suara dari dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sementara calon Berthy Louhenapessy, dengan inisial “Kelapa”, memperoleh 342 suara.
Rincian hasil pemungutan suara sebagai berikut:
TPS 1:
Jumlah pemilih: 806
Pemilih yang hadir: 552
Sagu: 343 suara
Kelapa: 170 suara
Suara sah: 513
Suara tidak sah: 39
TPS 2:
Jumlah pemilih: 813
Pemilih yang hadir: 480
Sagu: 271 suara
Kelapa: 172 suara
Suara sah: 463
Suara tidak sah: 17
Ketua Panitia Pemilihan, Yongky Limba, menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan pemilihan yang berjalan damai.
“Kami bersyukur kepada Tuhan karena semua proses, dari tahapan awal hingga pemilihan, berlangsung dalam suasana tenang dan damai. Ini adalah hasil kerja keras panitia sejak 2023, meski sempat tertunda karena bertepatan dengan pemilu nasional,” ujarnya.
Yongky juga menyoroti kendala teknis dalam proses pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang beberapa kali mengalami revisi.
Ia berharap ke depan masyarakat lebih aktif mengecek data mereka untuk menghindari masalah serupa.
Sementara itu, Camat Saparua Timur, Halid Pattisahusiwa, mengapresiasi jalannya demokrasi di Negeri Tuhaha.
“Pemilihan ini menjadi contoh yang baik. Meskipun prosesnya menegangkan, namun akhirnya kita mendapatkan raja definitif. Terima kasih kepada Berthy Louhenapessy yang telah legowo menerima hasil,” kata Halid.
Ia juga berharap agar kepala negeri terpilih segera membenahi hal-hal yang masih kurang, khususnya dalam pengelolaan dana desa secara transparan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tuhaha.
Redaksi: SNI-TIM










