SNI.ID, AMBON : Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta, Dr. H. Yayat Sujatna, S.E., M.Si., menegaskan bahwa peningkatan literasi digital dan pembentukan wirausaha muda menjadi arah utama kolaborasi perguruan tinggi dalam penguatan UMKM di Maluku.
Yayat menjelaskan bahwa langkah awal yang disiapkan adalah mendorong literasi digital di masyarakat.
Menurutnya, tanpa pemahaman yang memadai, adaptasi terhadap digitalisasi akan sulit tercapai. Karena itu, literasi digital harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok paling bawah.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir mahasiswa agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Perguruan tinggi, katanya, harus mampu mencetak lulusan yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.
“Mahasiswa tidak boleh menjadi beban bagi bangsa atau keluarga. Mereka harus didorong menjadi job creator, bukan hanya job seeker,” ujarnya, kepada wartawan, di Kampus Universitas Muhammadiyah, Senin (1/11/25).
Yayat berharap kolaborasi ini dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membawa nilai sosial.
Ia menegaskan bahwa tradisi Muhammadiyah menempatkan nilai kebersamaan sebagai bagian penting dari perkembangan teknologi dan dunia usaha.
“Inilah semangat Ekonomi Pancasila—prinsip kebersamaan. Itu yang menjadi arah kolaborasi kami ke depan,” kata Yayat.










