SNI.ID, AMBON : Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Maluku, Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D., menegaskan komitmen kampus untuk berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas nelayan dan pelaku usaha mikro melalui kolaborasi bersama Kementerian UMKM dan ITB Ahmad Dahlan Jakarta.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terbangun, sekaligus menyoroti pentingnya memberikan akses informasi dan pendampingan kepada ibu-ibu nelayan dan pedagang ikan yang termasuk dalam kategori usaha mikro.
Ia menilai bahwa berbagai program pemerintah masih belum banyak diketahui oleh kelompok ini.
“Melalui kolaborasi tiga lembaga ini, kampus ingin menjadi jembatan yang menghubungkan para pelaku usaha mikro dengan akses dan program yang tersedia,” ujarnya, kepada wartawan, Senin (1/12/25).
Ia juga mendukung pernyataan Rektor ITB Ahmad Dahlan tentang perlunya perguruan tinggi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Prof. Faris menambahkan bahwa mahasiswa UM Maluku telah didorong untuk terlibat secara aktif, terutama dalam mendukung literasi teknologi di masyarakat.
Menganggap mahasiswa sebagai kelompok yang dekat dengan dunia digital, ia menilai keterlibatan mereka sangat penting untuk membantu ibu-ibu nelayan memahami aplikasi, informasi, dan proses digitalisasi.
Menurutnya, tanpa pendampingan semacam ini, jarak pemahaman teknologi (gap) masih cukup besar dan dapat menghambat perkembangan mereka.
“Dengan keterlibatan mahasiswa, bimbingan dosen, serta dukungan dari kementerian dan dinas terkait, percepatan pemutakhiran kapasitas masyarakat akan lebih mudah dicapai,” kata Prof. Faris.
Ia optimistis bahwa kolaborasi ini akan mendorong kemajuan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat pesisir di Maluku.










