Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran, Bandara Pattimura Ambon Dirikan Posko Monitoring

  • Whatsapp

SNI.ID, AMBON : PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon resmi membuka Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah/2026 pada Jumat (13/3/2026). Posko terpadu ini akan beroperasi selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026 untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik di wilayah Maluku.

Pembukaan posko ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan atau Safety, Security, Service, dan Compliance (3S + 1C) selama periode angkutan Lebaran.

Manajemen Bandara Pattimura juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari optimalisasi Airport Operation Control Center (AOCC) sebagai pusat kendali operasional, memastikan kesiapan fasilitas sisi udara seperti runway dan sistem navigasi penerbangan, hingga mitigasi terhadap potensi cuaca ekstrem serta penanganan kondisi darurat.

Berdasarkan analisis data operasional, Bandara Internasional Pattimura Ambon memproyeksikan adanya peningkatan trafik penumpang dan penerbangan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 444 pergerakan atau meningkat sekitar 4,4 persen dari tahun 2025 yang tercatat sebanyak 425 pergerakan. Sementara jumlah penumpang diprediksi mencapai 48.481 orang atau naik 8,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 44.664 orang.

Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran. Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026 atau H+8 Lebaran.

General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan kesiapan personel dan fasilitas menjadi hal penting dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa angkutan Lebaran.

“Posko ini bukan sekadar rutinitas, tetapi upaya bersama untuk memberikan pelayanan prima yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami memastikan seluruh fasilitas sisi udara dan darat dalam kondisi laik operasi serta terus berkoordinasi dengan regulator untuk menjamin standar keselamatan penerbangan,” ujar Johan.

Baca Juga:  Operasi Pekat di Ambon, Polda Maluku Amankan Dua Pasangan Muda Bukan Suami Istri di Penginapan

Ia juga menegaskan keberhasilan operasional angkutan Lebaran tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat di lingkungan bandara.

“Kami mengapresiasi dukungan dari TNI AU, Polsek Bandara, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Basarnas, serta seluruh mitra maskapai dan ground handling. Sinergi lintas sektor ini sangat penting agar seluruh operasional di Bandara Pattimura berjalan lancar, tertib, dan terkendali,” tambahnya.

PT Angkasa Pura Indonesia juga berkomitmen terus memantau kondisi operasional secara real-time serta menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal media guna memberikan kemudahan bagi pengguna jasa transportasi udara selama masa mudik Lebaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *