SNI.ID, AMBON – Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto resmi menyerahkan Piala Bergilir Pangdam Cup Lomba Pacuan Kuda Tahun 2026 di Aula Baruga Antasena, Kediaman Pangdam XV/Pattimura, Ambon, Senin (6/7/2026) malam.
Pangdam mengatakan, ajang tersebut disiapkan sebagai agenda tahunan untuk mendorong pengembangan pariwisata, budaya, dan perekonomian masyarakat, khususnya di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
“Ini merupakan ajang berskala besar yang kita siapkan bersama. Pemerintah Provinsi Maluku memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Hari ini Kabupaten Maluku Barat Daya menjadi pelopor, dan ke depan kami berharap kabupaten/kota lain juga ikut berpartisipasi,” kata Dody.
Ia menjelaskan, Pangdam Cup memperebutkan piala bergilir dengan total hadiah Rp100 juta, yang disebut sebagai hadiah terbesar untuk ajang pacuan kuda dan lomba kerbau di Provinsi Maluku.
Menurut Dody, piala tersebut akan diperebutkan setiap tahun dan diharapkan menjadi awal lahirnya event budaya berskala nasional di Maluku Barat Daya.
“Harapan dan visi kami, ajang ini menjadi ikon Provinsi Maluku. Perpaduan pacuan kuda dan lomba kerbau akan menjadi daya tarik khas Maluku Barat Daya,” ujarnya.
Ia mengusulkan agar penyelenggaraan Pangdam Cup dilaksanakan setiap Oktober bertepatan dengan Hari Ulang Tahun TNI sehingga mampu menarik peserta dan wisatawan dari berbagai daerah.
Selain mengembangkan olahraga dan budaya, Dody menilai kegiatan tersebut dapat mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi masyarakat.
Menurut dia, Pulau Moa memiliki potensi wisata alam, budaya, dan sejarah yang besar, namun masih memerlukan promosi yang lebih luas.
“Keindahan pulau-pulau di Maluku tidak kalah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana menarik lebih banyak wisatawan datang ke Maluku melalui penyelenggaraan berbagai event,” katanya.
Dody juga mengajak insan pers mendukung pembangunan daerah dengan menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.
“Bantulah kami dan masyarakat dengan menyampaikan informasi yang benar berdasarkan fakta. Jika ada informasi yang negatif, mohon dikonfirmasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.
Ia optimistis Maluku akan berkembang pesat dengan dukungan potensi kelautan, perikanan, pariwisata, serta pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela.
Bupati MBD Sambut Positif Pangdam Cup
Sementara itu, Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach menyambut baik penyelenggaraan Pangdam Cup yang dinilai menjadi langkah awal memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.
Menurut Benyamin, kegiatan tersebut dapat mengubah persepsi bahwa wilayah terluar hanya menjadi daerah penugasan menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi.
“Terima kasih atas mimpi besar yang diperkenalkan hari ini. Kami berharap gagasan ini membawa manfaat bagi masyarakat Maluku Barat Daya dan Provinsi Maluku,” kata Benyamin.
Ia mengatakan pengembangan sektor pariwisata di MBD juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dengan memanfaatkan potensi peternakan, perikanan, pertanian, dan budaya lokal.
Benyamin juga meluruskan pernyataannya terkait pengembangan Blok Masela. Menurut dia, MBD tidak pernah bermaksud mempersoalkan lokasi proyek tersebut.
“Sejak 2017 kami menghormati keputusan pemerintah mengenai lokasi pengembangan Blok Masela. Harapan kami hanya agar seluruh persoalan yang masih ada segera diselesaikan sehingga tidak menghambat investasi di Maluku,” ujarnya.
Ia berharap Pangdam Cup menjadi agenda tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit unggul kuda pacu dari Maluku Barat Daya.
“Semoga ke depan kuda-kuda unggulan dari berbagai daerah datang ke Maluku Barat Daya sehingga dapat meningkatkan kualitas peternakan kuda di daerah kami,” katanya.









