SNI.ID, AMBON : Masjid Al Mustaqim Batu Merah, Kota Ambon, menggelar Salat Idul Adha 1447 Hijriah dengan khidmat, Rabu (27/5/2026).
Salat Ied dimulai pukul 06.45 WIT dan diikuti ratusan jamaah di kawasan Masjid Al Mustaqim Batu Merah.
Bertindak sebagai imam salat yakni Ustadz Anwar Daeng Ukas, sementara khutbah Idul Adha disampaikan Ust H Hijerin Aliah, SAg, MH.
Usai pelaksanaan salat Id, pemuda-pemudi masjid menggelar pawai hadrat di seputaran kompleks Asmil Batu Merah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kepada masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Masjid Al Mustaqim, Drs Ibrahim Parera, MSi mengatakan, tahun ini pihak masjid menerima sebanyak 11 ekor sapi Dan 5 ekor kambing kurban.
“Hewan kurban tersebut nantinya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai data yang telah dihimpun melalui RT dan RW setempat,” kata Ibrahim kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, pembagian daging kurban dilakukan secara terdata agar penyalurannya tepat sasaran.
Menurutnya, panitia telah melakukan pendataan, identifikasi, dan klasifikasi penerima sebelum proses pembagian dilakukan.
“Daging kurban diprioritaskan kepada masyarakat kurang mampu, para janda, duda, anak yatim piatu, dan warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Ibrahim menyebutkan, jumlah penerima daging kurban tahun ini diperkirakan lebih dari 180 kepala keluarga (KK).
“Berbeda dengan pembagian saat Idulfitri yang diberikan per orang, kali ini pembagian dilakukan per kepala keluarga,” jelasnya.
Ia mengaku optimistis panitia kurban dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga proses penyembelihan maupun distribusi daging berjalan tertib dan lancar.
Selain itu, Ibrahim berharap pelayanan masjid kepada masyarakat terus meningkat setelah terbentuknya kepengurusan baru.
“Alhamdulillah setelah Idulfitri maupun Iduladha, semua kegiatan mulai tertata dan terkoordinasi dengan baik,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkurban maupun memberikan sumbangan kepada masjid.
“Semoga diberikan kesehatan, kekuatan, serta rezeki yang berlimpah,” tuturnya.
Sementara itu, Imam Salat Idul Adha, Ustadz Anwar Daeng Ukas mengatakan, ibadah kurban merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu secara ekonomi.
“Mulanya dari satu ekor, dua ekor hingga terus bertambah setiap tahun. Ini menjadi kewajiban bagi mereka yang mampu sebagaimana diperintahkan agama,” katanya.
Menurut dia, nilai utama ibadah kurban ialah menumbuhkan kebersamaan, kepedulian, dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
“Melalui pembagian daging kurban ini kita berharap masyarakat dapat merasakan nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT,” pungkasnya.










