Ambon – Panitia Kongres XL Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menetapkan Erasth Jansen So sebagai pemenang Sayembara Logo dan Maskot Kongres XL GMKI Tahun 2027 setelah meraih nilai tertinggi dalam proses penilaian yang dilakukan dewan juri.
Pengumuman pemenang disampaikan di Siwabessy 26 GMKI Cabang Ambon, Rabu (8/7), oleh anggota dewan juri Dr. Hengky Sopacua, S.Pd., SH., MH dan Charisma Frans, S.Kom, didampingi Wakil Sekretaris Panitia Kongres Jimmy Pieter Papilaya, Ketua Koordinator Divisi Humas dan Protokoler Jafri Taihutu, serta Wakil Sekretaris BPC GMKI Ambon Yondry Siletty.
Hengky Sopacua mengatakan penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan empat aspek utama, yakni kesesuaian dengan tema Kongres XL GMKI, originalitas, tampilan visual, dan filosofi kedaerahan. Dewan juri juga memastikan setiap karya merupakan hasil kreativitas peserta dan tidak bergantung pada penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Dalam penilaian kami, kreativitas dan talenta peserta menjadi nilai utama. AI dapat menjadi alat bantu, tetapi bukan pengganti kreativitas seorang desainer,” katanya.
Ia menjelaskan, karya pemenang dinilai mampu merepresentasikan identitas Maluku sekaligus nilai-nilai Kristiani yang menjadi semangat GMKI. Logo tersebut memadukan simbol Perahu Belang, Baileo, budaya Maluku, dan Salib yang memancarkan cahaya sebagai lambang iman serta pelayanan.
Sementara maskot yang diberi nama Burung Nuri Raja digambarkan sedang menabuh tifa sebagai simbol perdamaian, persaudaraan, dan kepemimpinan masyarakat Maluku dalam menyambut Kongres XL GMKI Tahun 2027.
Dari 28 karya yang mengikuti sayembara, dewan juri menilai sedikitnya 10 karya memiliki kualitas sangat baik. Namun, karya Erasth Jansen So memperoleh nilai tertinggi, yakni 87, sehingga ditetapkan sebagai pemenang.
Wakil Sekretaris Panitia Kongres XL GMKI Jimmy Papilaya mengatakan sayembara tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan pelaksanaan Kongres XL GMKI Tahun 2027 kepada masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Menurut dia, sayembara yang berlangsung pada 15–30 Juni 2026 diikuti 28 peserta. Seluruh karya diserahkan kepada dewan juri tanpa mencantumkan identitas peserta untuk menjaga independensi dan objektivitas proses penilaian.
Jimmy menambahkan, logo dan maskot pemenang akan segera diluncurkan secara resmi oleh Pengurus Pusat GMKI sebagai identitas visual Kongres XL GMKI Tahun 2027 yang akan digelar di Kota Ambon.









