SNI.ID, AMBON : Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku menggelar acara penyerahan 24.000 mushaf Al-Qur’an dari Ikatan Keluarga Jala Baru Plus Jakarta (IKA DBC Plus) dan Yayasan Insan Sejahtera. Acara ini juga dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama di Swiss-Belhotel Ambon pada Senin (24/3/2025).
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara simbolis menyerahkan wakaf Al-Qur’an tersebut kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku, H. Yamin, serta Nahdlatul Ulama.

Dalam sambutannya, Lewerissa menekankan pentingnya distribusi mushaf Al-Qur’an ke berbagai pondok pesantren, masjid, lembaga pendidikan Islam, dan madrasah di seluruh kabupaten/kota di Maluku.
“Momentum ini sangat berharga. Dengan adanya wakaf ini, kita bisa lebih gencar dalam menyebarkan dakwah, membentuk akhlak, serta memperkuat karakter masyarakat di tengah tantangan globalisasi,” ujar Lewerissa.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam memajukan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Gerakan Wakaf Al-Qur’an 2025 Irwan Nurbi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah akses anak-anak Muslim di Maluku dalam belajar dan mengamalkan ajaran Islam. Dengan tema “Satu Al-Qur’an untuk Satu Anak Muslim di Negeri Bumi Raja-Raja”, gerakan ini menargetkan distribusi 24.198 mushaf ke berbagai daerah.
Menurut Irwan, distribusi Al-Qur’an akan menjangkau pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), madrasah, masjid, musholla, serta lembaga pendidikan Islam lainnya. Sebelumnya, pada akhir 2024, sebanyak 6.500 mushaf telah didistribusikan khusus untuk Kota Ambon, yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Gerakan ini didanai oleh Yayasan Insan Cerdas Sejahtera dan kontribusi perantau Maluku di Jakarta, serta para donatur yang peduli terhadap pembangunan sumber daya manusia Muslim di Maluku,” jelas Irwan.
Sebagai bagian dari kepedulian sosial, acara ini juga diwarnai dengan penyaluran santunan kepada 200 anak yatim. Irwan berharap program ini tidak hanya meningkatkan literasi Al-Qur’an, tetapi juga membangun solidaritas antara masyarakat Maluku dan para perantau.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, Sekretaris Daerah Maluku, Ketua MUI Maluku, Ketua Baznas Maluku, serta berbagai tokoh agama dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan Gerakan Wakaf Al-Qur’an 2025 dapat terus berlanjut demi mencetak generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia. (*)










