Polres Tual Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Warga

SNI.ID, TUAL – Personel Polres Tual bergerak cepat menangani kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dalam keributan antarkelompok pemuda di kawasan Pertigaan Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Sabtu (19/9/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIT dan melibatkan kelompok pemuda Tembok Berlin Wara dengan kelompok pemuda Kompleks Pertamina Wear.

Keributan yang awalnya dipicu adu mulut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan batu, senjata tajam dan panah.

Dalam kejadian tersebut, seorang warga berinisial RAR, warga Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Dullah Selatan, terkena anak panah.

 

Warga dan keluarga sempat berupaya memberikan pertolongan kepada korban. Namun, upaya tersebut tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur, untuk penanganan lebih lanjut.

Mendapat laporan kejadian, Pamapta II SPKT Polres Tual IPDA Ryan G. Parera, S.H., bersama personel piket fungsi, Piket KRYD, Piket SS dan personel Samapta Polres Tual bergerak menuju lokasi sekitar pukul 01.15 WIT.

Personel kepolisian kemudian membubarkan massa dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Polisi juga mendatangi RSUD Karel Sadsuitubun untuk memastikan kondisi korban. Sekitar pukul 02.00 WIT, korban dipastikan telah meninggal dunia dan berada di ruang penyimpanan jenazah.

Keluarga korban selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Tual. Laporan Polisi diterbitkan sebagai dasar proses penanganan perkara.

Sekitar pukul 04.20 WIT, Wakapolres Tual Kompol Roni Ferdi Manawan, S.Sos., M.H., bersama Pelaksana Tugas Kasat Samapta Iptu Agustinus Frans Sapury tiba di SPKT untuk menerima laporan langsung dari keluarga korban.

Wakapolres kemudian memberikan arahan agar penanganan perkara dilakukan secara cepat, transparan dan menyeluruh.

Baca Juga:  OJK dan Bank Indonesia Lakukan Penandatanganan Serah Terima (BAST) dan Nota Kesepahaman

Ia bersama personel selanjutnya turun langsung ke lokasi untuk memberikan arahan kepada anggota yang melaksanakan pengamanan.

Polisi Amankan Terduga Pelaku

Selain melakukan pengamanan, personel Reskrim Polres Tual langsung melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang kemudian dibawa ke Mako Polres Tual untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K., mengatakan pihaknya menangani perkara tersebut sebagai tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang.

Ia menegaskan seluruh proses hukum akan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan dalam penyelidikan.

“Peristiwa ini merupakan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang. Polres Tual bergerak cepat untuk mengamankan terduga pelaku dan selanjutnya melakukan proses penyidikan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada,” tegasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga maupun kelompok yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, tidak melakukan tindakan balasan atau aksi saling serang.

“Kami meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Jangan melakukan aksi saling serang atau tindakan main hakim sendiri. Percayakan penanganan perkara ini kepada Polres Tual. Polisi akan bekerja secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., meminta setiap peristiwa pidana diselesaikan melalui mekanisme hukum agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, provokasi maupun narasi yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tual untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Serahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Yang paling penting saat ini adalah mencegah adanya korban berikutnya dan menjaga agar situasi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga:  Bakamla Zona Maritim Gelar Pembinaan Relawan Penjaga Laut Nusantara

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dan wilayah sekitarnya terpantau aman dan kondusif.

Personel Polres Tual masih disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas maupun aksi lanjutan.

Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak memberikan ruang bagi provokasi yang dapat memicu aksi kekerasan lanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *