SNI.ID, AMBON : Kepolisian Daerah Maluku menggelar apel gabungan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (17/11/2025). Apel dipimpin Komandan Satuan Brimob (Dansat Brimob) Polda Maluku, Kombes Pol Irfan S.P. Marpaung, SIK., M.Si, dan diikuti Irwasda serta para pejabat utama Polda Maluku.
Dalam arahannya, Kombes Irfan menekankan pentingnya penerapan konsep Polri Presisi, Prediktif, Responsif, Transparan, dan Berkeadilanserta pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Kombes Irfan menyoroti pentingnya kemampuan personel dalam membaca situasi dan melakukan analisis lapangan. Menurut dia, perencanaan yang baik menjadi faktor utama keberhasilan tugas kepolisian.
“Personel harus mampu menganalisa situasi dan melaksanakan tugas dengan perencanaan yang baik agar hasilnya optimal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap responsif. Kehadiran Polri, kata dia, tidak boleh sekadar formalitas, tetapi harus memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pelayanan yang cepat dan tepat.
Terkait prinsip transparansi, Kombes Irfan menuturkan bahwa setiap pelaksanaan tugas wajib dapat dipertanggungjawabkan.
“Tugas kita ini banyak diawasi oleh semua lapisan,” katanya.
Ia menambahkan, sikap humanis menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas Polri. Terlebih, dalam tiga minggu ke depan institusi Polri akan menjadi sorotan publik terkait agenda reformasi. Karena itu, ia meminta jajaran Polda Maluku menunjukkan kinerja yang selaras dengan harapan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung penguatan ideologi di lingkungan pendidikan kepolisian. Kombes Irfan menjelaskan bahwa Sekolah Polisi Negara (SPN) kini telah memasukkan materi Falsafah Bhayangkara dalam kurikulum, sesuai penekanan pimpinan Polri, untuk memperkuat pemahaman personel baru mengenai tugas dasar kepolisian.
Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh personel untuk terus menjaga komitmen dan kebanggaan sebagai bagian dari Polri.
“Kita harus bangga menjadi anggota Polri. Banyak orang ingin menjadi bagian dari institusi ini,” kata Irfan.










