Hingga Agustus 2026, OJK Maluku Jangkau 9.310 Peserta Literasi Keuangan

SNI.ID, AMBON – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperluas literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, OJK Maluku bersama berbagai pemangku kepentingan telah melaksanakan 82 kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang menjangkau 9.310 peserta dari berbagai kalangan.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, saat ditemui di sela-sela kegiatan Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan Provinsi Maluku 2026 di Ambon, Kamis (3/9/2026).

Haramain mengatakan kegiatan edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat.

Mulai dari pelajar, mahasiswa, santri, karyawan, perempuan, petani dan nelayan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kalangan profesi, hingga masyarakat umum.

Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.

Selain itu, masyarakat juga didorong agar dapat memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

OJK Gencarkan Literasi Selama Bulan Literasi Keuangan

Selama pelaksanaan Bulan Literasi Keuangan periode Mei hingga Agustus 2026, OJK Provinsi Maluku menggelar berbagai program melalui Financial Literacy Series dan Financial Literacy Campaign.

Rangkaian kegiatan tersebut antara lain Kick-Off Bulan Literasi Keuangan di SMP Negeri 4 Ambon.

Kemudian peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan bersama Pemerintah Kota Ambon serta Training of Trainers (ToT) bagi guru mata pelajaran IPS tingkat SMP dan MTs.

OJK Maluku juga memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.

Selain itu, masyarakat diperkenalkan dengan produk Simpanan Pelajar (SimPel), mendapatkan edukasi keuangan syariah, hingga edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas di SLB Negeri Batu Merah.

Baca Juga:  Peringati HUT ke- 76, Persit Pattimura Gelar Syukuran 

Libatkan Duta Literasi Keuangan

Tak hanya melalui kegiatan edukasi secara langsung, OJK Provinsi Maluku juga membentuk Duta Literasi Keuangan.

Duta tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelaku jasa keuangan, tenaga pendidik, Duta Bahasa Provinsi Maluku, hingga komunitas mahasiswa melalui Duta PELA.

Haramain berharap berbagai program tersebut dapat memperluas jangkauan literasi keuangan di Maluku.

Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai cara mengelola keuangan serta mampu mengambil keputusan finansial secara tepat.

Upaya tersebut juga diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *